Sudah bukan rahasia umum lagi orang tua yang memberikan smartphone pada anaknya sebagai mainan dengan tujuan agar pintar. Akan tetapi ada orang tua yang telah memberikan smartphone pada anaknnya walhasil anaknya susah dalam belajar. Susah Belajar bukan berarti anak itu tidak pandai! Benar? ya iyalah... buktinya dia bisa menyelesaikan Misi-misi dalam Game tersebut.
terus kenapa demikian? si anak menyelesai misi tersebut berdasarkan rasa suka, maka game tersebut walau sulit akan dicoba berkali-kali sampai bisa!
Memang teknologi memudahkan, menyenangkan. dan membuat ketagihan lhoo!!!
dan teknologi perkembangannya sulit sekali dibendung. Anda tidak akan bisa membendung laju perkembangan teknologi.
Maka cara belajar yang baik bagi kita dan anak kita adalah dengan Mengenali Diri Sendiri. Saya tekankan sekali lagi Mengenal Diri sendiri adalah cara Belajar yang baik!
Banyak Orang hanya kenal dirinya, namun tidak seperti mengenal orang lain. Maka sudah saatnya untuk anda berbenah dimulai dari sekarang. Tidak ada kata terlambat! yang ada kata mulai, Setuju!
Dalam Proses Belajar Mengajar, Banyak Guru, pendidik, Pengajar yang sudah mengetahui bahwa komunikasi tubuh ke otak ada 3, dengan istilah yang berbeda mereka menyebutnya ilmu jiwa. sebenarnya bukan ilmu jiwa tapi antara anggota tubuh, Panca Indra dan sebagainya terhubung dengan otak atau saling berkomunikasi. Komunikasi itulah yang harus diperhatikan dan dikenali. jika keduanya ( tubuh, dan Otak ) sehat tentu akan lancar komunikasi yang terjalin, hingga informasi ke otak akan diterima dengan baik. Jadi yang pertama harus diperhatikan adalah kesehatan Tubuh dan Otak.
Komunikasi tubuh ke Otak ini sangatlah penting, bahkan karena sangat pentingnya dapat menyebabkan keretakan dalam rumah tangga jika kita tidak tahu. Baiklah, saya tidak akan membicarakan tentang rumah tangga, karena saya sendiri masih Single. Hehehehe
Kita lanjut ya....
Tadi disebutkan bahwa Komunikasi ke Otak ada 3 yaitu
- Visual (pengelihatan)
- Kinestetik (Gerak)
- Audio (Pendengaran)
Mungkin yang pernah dengar akan bilang "Oooooo"
Baik sekarang saya akan mengungkapkan alasannya kenapa sangat penting, dengan contoh pemahaman dibawahn ini.
"Dalam sebuah kelas, katakanlah ada sekitar 40 anak dengan tenaga pendidik 1 guru. Dari kalimat tersebut sudah sangat jelas kendala pertama ya..... hehehehe 40 anak dibanding 1 (40:1), seorang ibu saja dengan 1 anak ( 1:1 ) sudah berkeluh pada suaminya jika mau buat anak lagi. Nunggu si A besar dulu dah Pa.... hehehe
sambil bercanda saya mengungkapkan fakta, Benar!!!
Adalah tidak mungkin seorang guru walau mengetahui yang mereka sebut ilmu jiwa menerapkan pada 40 muridnya. maka jangan salahkan seorang guru, Guru-guru setuju ya.....!
akhirnya jangan heran jika murid yang pandai di kelas hanya sekian persennya saja. Apalagi guru tersebut tidak mengetahui tentang Ilmu Komunikasi Ke otak ini. Alasannya lainnya yaitu murid lebih banyak menerima pembelajaran yang Audio. Guru Menerangkan Murid menyimak, Guru Menulis dipapan lalu diterangkan dengan penjelasan yang akan di dengar murid. ini adalah suatu aktivitas yang membosankan bagi kebanyakan anak. jika tidak dikemas dengan kreatif oleh seorang guru.
karena Tipe Audio hanya sekitar Kurang lebih 10%, Visual dan Kinestetik ini masing-masing 45%.
jadi jangan Heran...
Maka Kita Harus Mengetahui Komunikasi ke Otak Kita, anak kita, tentu tidak semuanya Dominan pada tiap orang. ada yang dominan. ketahui tersebut dahulu....
untuk mengetahui anda bisa pantau blog ini terus atau anda bisa membeli CD interaktif OSB di Halaman Ini

0 Komentar untuk "Cara Belajar Part1"